Tips Atasi Jerawat

Tips Mencegah dan Menghilangkan Jerawat

Tampilkan postingan dengan label Penyebab Jerawat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyebab Jerawat. Tampilkan semua postingan

5 Penyebab Jerawat Pada Orang Dewasa

5 Penyebab Jerawat Pada Orang Dewasa - Walaupun biasanya masalah jerawat akan berlalu dengan sendirinya ketika usia mulai beranjak dewasa, namun tidak jarang sesekali atau bahkan seringkali jerawat masih saja mengganggu. Faktor penyebab jerawat memang sangat banyak dan beragam, khususnya untuk masalah jerawat pada orang dewasa.

faktor penyebab jerawat pada orang dewasa

Berdasarkan beberapa fakta dan studi yang telah dilakukan, berikut ini 5 penyebab jerawat pada orang dewasa yang wajib untuk anda ketahui :

1. Sinar Matahari
Paparan sinar matahari pagi dalam waktu yang wajar memang mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan. Bukan hanya untuk kesehatan tubuh, tapi juga dapat meningkatkan kondisi kulit. Namun jika terkena paparan sinar matahari siang, apalagi sering dan dalam waktu yang relatif lama, ini dapat merusak kulit dan meyebabkan munculnya jerawat.

Sinar matahari membuat sel-sel kulit menua dan kering lebih cepat. Ini akan memicu kelenjar minyak untuk memproduksi lebih banyak minyak. Ketika anda kurang baik dalam membersihkan kulit, maka sel-sel kulit mati yang tertinggal akan menyumbat pori-pori. Selanjutnya akan menjadi komedo serta berpotensi untuk meradang.

2. Mencuci Wajah Terlalu Sering
Sering mencuci wajah tidak akan memberikan manfaat apa-apa untuk anda, kecuali justru akan membuat kulit wajah menjadi iritasi. Dan ketika kulit wajah mengalami iritasi, maka kondisi jerawat di wajah anda juga pasti akan menjadi semakin buruk. Mencuci wajah dengan menggunakan sabun atau busa pembersih cukup dilakukan 2 atau 3 kali saja sehari.

3. Olahraga
Sebenarnya bukan kegiatan olahraganya yang membuat jerawat muncul di wajah anda. Tapi kebiasaan andalah yang menjadi faktor utama munculnya jerawat. Jangan pernah mengusap wajah anda dengan tangan. Ini akan membuat lebih banyak bakteri yang hinggap dan masuk ke pori-pori kulit anda yang terbuka. Gunakan handuk kecil jika ingin mengusap keringat pada kening dan wajah.

Bagi wanita, jangan pernah menggunakan make-up saat anda melakukan olahraga. Ini merupakan faktor utama penyebab jerawat pada wanita (khususnya bagi yang suka melakukan olahraga).

4. Lanolin
Lanolin adalah sejenis minyak yang didapatkan dari wol domba. Biasanya dijadikan campuran bahan untuk produk-produk kecantikan kulit karena mempunyai sifat untuk melembabkan. Walaupun fungsinya baik, namun lanolin dapat menutup pori-pori kulit. Jadi bagi anda yang mempunyai jenis kulit berminyak, hindari produk-produk yang mengandung bahan ini.

5. Memencet Jerawat
Memecahkan jerawat tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Ada beberapa langkah yang harus anda ketahui. Suka memencet-mencet jerawat adalah faktor penyebab jerawat menjadi semakin parah dan meradang. Nantinya ketika jerawat sembuh, ini akan meninggalkan bekas jerawat (jaringan parut) pada kulit anda yang sangat susah untuk dihilangkan.


Bagikan artikel ini ke teman-teman di facebook, twitter, atau G+.

2 Hal Penyebab Jerawat Muncul

2 Hal Penyebab Jerawat Muncul - Mungkin anda sudah melakukan semua saran yang diberikan untuk menjaga kecantikan kulit wajah anda. Membersihkan wajah secara teratur, memakai kosmetik yang tepat, mengkonsumsi makanan yang sehat, dll. Namun ternyata jerawat masih saja muncul di kulit wajah anda. Dan sialnya, jerawat itu muncul pada saat momen-momen penting anda tanpa terduga.

Memang penyebab jerawat sangat banyak dan dipengaruhi oleh berbagai macam faktor. Pengaruh hormon, makanan, gaya hidup, serta perawatan kulit yang salah sangat berperan terhadap kemunculan jerawat. Berikut ini adalah 2 hal penyebab jerawat muncul tanpa terduga :

Produk Susu

susu dapat menjadi faktor munculnya jerawat

Susu adalah minuman yang sangat bergizi dan baik bagi tubuh manusia. Manfaat susu yang paling penting adalah untuk pertumbuhan dan memperkuat tulang (mencegah osteoporosis). Namun untuk beberapa orang, mengkonsumsi susu atau produk-produk olahannya justru menimbulkan efek yang berbeda. Ternyata ini dapat menjadi penyebab jerawat muncul tak terduga pada wajah dan daerah lain pada tubuh.

Sebuah penelitian yang diadakan di Amerika mengungkapkan bahwa laki-laki yang minum minimal 2 gelas susu sehari kemungkinan besar akan mempunyai masalah dengan jerawat. Kandungan susu yang sangat baik untuk tulang dan pertumbuhan ternyata juga membuat kelenjar minyak yang berada di kulit bekerja lebih keras. Produksi minyak yang berlebih ditambah dengan perlakuan yang salah akan membuat jerawat cepat sekali muncul.

Jika anda termasuk orang yang rutin mengkonsumsi susu dan produk olahannya, dan anda juga mempunyai masalah dengan jerawat, coba hentikan dulu kebiasaan anda minum susu. Amati perubahan yang terjadi setelah 2 hingga 3 minggu. Jika masalah jerawat berkurang, maka sebaiknya kebiasaan anda untuk mengkonsumsi susu dan produk olahannya anda hentikan sama sekali. Ada banyak jenis pilihan makanan lain yang mempunyai manfaat yang sama dengan susu yang bisa anda coba.

Model dan Produk Perawatan Rambut

hal yang memicu munculnya jerawat

Model rambut tanpa disadari juga merupakan penyebab munculnya jerawat pada kulit wajah. Apalagi jika rambut tersebut menggunakan produk-produk perawatan rambut. Model poni contohnya, seringkali menjadi penyebab permasalahan jerawat yang tak kunjung usai. Namun seringkali pula hal ini tidak disadari.

Minyak, kotoran, dan bahan kimia yang ada pada poni rambut akan bereaksi ketika poni tersebut bersentuhan dengan kulit wajah anda, terutama jika anda memiliki kulit yang sensitif atau juga kulit berminyak. Sebaiknya anda merubah model rambut anda untuk meminimalisir rambut dan kulit wajah bersentuhan secara intensif.

Atau jika anda tidak ingin merubah gaya rambut anda, maka pastikan agar rambut senantiasa dalam keadaan bersih. Usahakan sebisa mungkin untuk tidak menggunakan produk-produk rambut setiap hari. Gunakan produk perawatan rambut untuk waktu-waktu tertentu saja, ini akan efektif untuk menekan munculnya jerawat pada wajah anda.


Share artikel ini ke teman-teman di facebook, twitter, atau G+.

Penyebab Jerawat Muncul Di Wajah

Penyebab Jerawat Muncul Di Wajah - Jika pada postingan sebelumnya saya sudah menginformasikan tentang jenis-jenis jerawat, maka kali ini saya ingin menginformasikan tentang penyebab jerawat dapat muncul di wajah kita.

penyebab jerawat muncul di wajah

Pada umumnya, jerawat mulai muncul pada usia puber dan akan berhenti dengan sendirinya ketika usia menginjak dewasa, yaitu sekitar 25 tahun ke atas. Namun untuk sebagian orang hal ini tidak berlaku, jerawat tetap saja muncul walaupun sudah melewati usia tersebut. Penyebab jerawat memang bermacam-macam, dan ketika usia puber faktor hormon merupakan penyebab paling utama, ini adalah hal yang normal. Namun bagaimana ketika usia sudah dewasa namun jerawat tetap saja muncul? Apa penyebab jerawat tersebut muncul di wajah?

Berikut ini adalah penyebab jerawat berdasarkan jenis-jenis jerawat yang kita kenal :


Jerawat Biasa
Penyebab umum dari jerawat jenis ini adalah stres, faktorhormonal, dan udara lembab yang menjadi pemicu bagi kulit untuk memproduksi minyak yang berlebihan sehingga menjadi tempat berkembangnya bakteri dibagian tersebut. Akibatnya pori-pori kulit tersumbat karena adanya infeksi yang diakibatkan oleh bakteri tersebut.

Jerawat Batu/Jerawat Jagung
Biasanya penyebab jerawat jenis ini adalah faktor genetik ataupun keturunan yang memiliki sifat sebagai berikut:
  • Kelenjar minyak (kelenjar sebasea) bekerja terlalu aktif, sehingga akan cenderung membanjiri pori-pori kulit dengan minyak/sebum.
  • Pertumbuhan sel-sel kulit yang terlalu lambat/dibawah normal, sehingga akan mengakibatkan sel - sel kulit tidak bisa beregenerasi secepat orang yang mempunyai kulit normal.
  • Kulit terlalu sensitif, sehingga memiliki respon yang berlebihan terhadap iritasi/peradangan dan akan meninggalkan bekas di kulit.

Komedo
Jerawat jenis komedo ini disebabkan oleh sel-sel kulit yang mati dan kelenjar minyak yang berlebihan pada kulit. Hal ini akan terjadi bila anda tidak rajin membersihkan kulit wajah sehingga sel-sel kulit yang mati akan menumpuk di permukaan dan minyak di permukaan kulit tersebut kemudian menutup sel-sel kulit sehingga akan terjadi penyumbatan. Pemakaian make up dan produk perawatan/penataan rambut yang mempunyai kandungan minyak terlalu banyak pun juga dapat memperparah kondisi jerawat anda.


Semoga informasi tentang Penyebab Jerawat Muncul Di Wajah ini cukup membantu, sehingga anda dapat memilih cara yang tepat untuk mengatasi jerawat yang muncul di wajah anda.

Kebiasaan Penyebab Jerawat 2

Kebiasaan Penyebab Jerawat 2 - Dalam posting sebelumnya saya sudah membahas 3 kebiasaan yang dapat menyebabkan jerawat muncul di wajah anda (lihat disini). Kebiasaan-kebiasaan tersebut seringkali dilakukan tanpa sadar dan sengaja, namun bisa jadi kebiasaan tersebut adalah faktor utama yang menyebabkan wajah anda berjerawat.

terlalu sering cuci muka dengan sabun yang keras

Berikut ini adalah 2 kebiasaan lain yang dapat membuat jerawat muncul di wajah anda.

1. Mencuci wajah dengan sabun yang keras terlalu sering
Jerawat tidak disebabkan oleh kotoran. Karena itu, tidak ada gunanya terlalu sering mencuci wajah dengan sabun atau scrub yang mengandung bahan yang tajam seperti alkohol. Kondisi wajah anda bahkan bisa menjadi  semakin parah karena dipaksa untuk memproduksi minyak secara berlebih.

Rubahlah kebiasaan anda dengan membasuh muka dari rahang ke arah garis rambut dengan sabun yang lembut dan air hangat, sekali atau dua kali sehari. Jangan lupa, cuci dulu tangan anda sebelum menyentuh wajah. Lalu, keringkan wajah yang sudah bersih dengan menepuk-nepuknya dengan handuk yang kering dan lembut (bukan menggosoknya).

2. Membiarkan stres berlanjut
Mungkin anda pernah mendengar bahwa stres bisa berpengaruh pada kesehatan kulit. Hal ini tidak salah, sebab ketika anda stres, tubuh akan memproduksi hormon stres (kortisol) yang akan merangsang produksi minyak secara berlebih pada kelenjar sebum di dalam kulit. Kalau kelebihan minyak ini bercampur dengan sel-sel kulit mati dan bakteri, jerawat bisa bertambah besar atau bertambah parah.

Kalau anda menderita stres berkepanjangan, cobalah untuk beristirahat sejenak dari rutinitas yang membuat anda stres. Lakukan latihan peregangan dan bernafas dalam-dalam. Olahraga secara teratur juga ampuh mengatasi kegelisahan dan mengurangi stres.

Pada dasarnya, tidak ada obat mujarab untuk jerawat. Kebanyakan jerawat ringan bisa diatasi dengan perawatan kulit dan tubuh yang sederhana. Bila apa yang anda lakukan belum berhasil melenyapkan jerawat, kemungkinan ada beberapa faktor lain yang menjadi penyebabnya. Antara lain, perubahan hormonal (menstruasi, kehamilan, atau memulai dan berhenti mengonsumsi pil KB), mengonsumsi obat-obatan tertentu, alergi makanan atau kosmetik, dan faktor genetik.

Semoga artikel Kebiasaan Penyebab Jerawat 2 ini dapat bermanfaat buat anda!

Kebiasaan Penyebab Jerawat 1

Kebiasaan Penyebab Jerawat 1 - Ada banyak faktor yang dapat menjadi penyebab jerawat muncul di wajah kita. Memang kata orang, jerawat adalah penyakitnya anak remaja. Tetapi tidak sedikit juga mereka yang sudah memasuki usia 25 - 30 tahun tetap memiliki jerawat. Bahkan, kondisinya lebih parah ketimbang waktu remaja, dan bisa muncul di punggung, leher, pundak, bahkan tempat-tempat lain yang tak terlihat.

malas mencuci muka dapat menyebabkan jerawat muncul

Menurut data statistik, satu dari lima orang dewasa usia 25 - 44 tahun mengalami problem jerawat. Dan jerawat tersebut agak susah untuk dihilangkan karena memang penyebabnya sangat bervariasi. Namun diantara banyak faktor yang menjadi penyebab jerawat, seringkali kebiasaan yang kita lakukanlah yang sebenarnya menjadi faktor jerawat muncul di kulit kita.

Berikut ini kebiasaan-kebiasaan yang sering tidak kita sadari, namun merupakan faktor penyebab jerawat muncul :

1. Sering meraba-raba pipi atau dagu
Mungkin anda tidak sadar saat melakukannya, namun mengusap keringat di wajah dengan tangan atau menggosok hidung bisa memindahkan bakteri yang ada di tangan dan menyebabkan infeksi. Biasakan juga untuk tidak memegang-megang jerawat yang mulai tumbuh. Memencet jerawat bisa membuat bakteri pada jerawat masuk semakin dalam ke kulit, sehingga menimbulkan peradangan dan bekas luka permanen.

2. Malas membasuh wajah
Segera basuh wajah anda setelah berolahraga ataupun melakukan aktivitas lain yang membuat anda berkeringat. Aktivitas fisik memanaskan tubuh, menyebabkan keringat bercampur dengan minyak di permukaan kulit. Kedua hal ini bisa menyumbat pori-pori. Jika anda tidak bisa mencuci muka, keringkan wajah dan tubuh anda dengan handuk, lalu segera berganti pakaian.

Berlama-lama mengenakan pakaian yang basah oleh keringat, apalagi yang ketat, juga membuat dada, punggung, dan bagian lain dari tubuh anda dapat ditumbuhi jerawat. Bila anda sering menggunakan ikat kepala, topi, atau helm, yang terpasang kuat di kepala, rajin-rajinlah mencuci talinya untuk mengurangi bakteri.

3. Memakai make-up saat berolahraga
Kesalahan terbesar yang dilakukan rata-rata perempuan adalah, baru membersihkan wajah setelah berolahraga. Justru, sebelum berolahraga wajah sudah harus dalam keadaan bersih agar ketika keringat mengucur, debu atau sisa make-up tidak menempel pada wajah.

Produk-produk perawatan kulit dan rambut, seperti hair conditioner, gel, shaving cream (untuk pria), moisturizer, sunscream, dan produk-produk lain yang mengandung minyak dapat menyumbat pori-pori dan menjadi penyebab timbulnya jerawat. Gantilah produk-produk ini dengan bahan yang tidak akan menyumbat pori, biasanya pada label kemasan ditulis "oil-free dan/atau noncomedogenic". Namun meskipun menggunakan produk yang tidak mengandung minyak, anda tetap harus membersihkan wajah sebelum berolahraga.

Semoga informasi tentang Kebiasaan Penyebab Jerawat 1 ini dapat membantu anda. Baca juga Kebiasaa Penyebab Jerawat 2, yang merupakan sambungan dari artikel ini.
KULIT BERMINYAK MENIMBULKAN JERAWAT

KULIT BERMINYAK MENIMBULKAN JERAWAT

Kabar buruk bagi pengidap jerawat adalah, ada beberapa orang yang mengalami kulit berminyak akibat dari keturunan atau gen. hal ini tentu saja tidak dapat dihindari. Faktor lainnya kulit berminyak adalah pola makan kita yang salah. Terlalu banyaknya asupan gula serta garam menyebabkan parahnya produksi minyak pada permukaan kulit, namun jangan khawatir bagi yang memiliki kulit berminyak akibat dari genetika, ada banyak cara pola diet yang bisa dilakukan untuk mengurangi minyak pada wajah.

Perawatan Kulit Berminyak

- Sementara diet merupakan faktor paling besar dalam masalah kulit berminyak, kebanyakan orang akan memilih untuk melawan kondisi semacam ini secara langsung. Dan biasanya dengan berupaya menghilangkan minyak sama sekali, dengan menggunakan sabun keras yang konsentrasi larutan alkalinya tinggi. Sayangnya, cara ini sering kali justru menyebabkan masalah yang kurang sehat lalu malah menyebabkan kulit lebih berminyak.

- Minyak yang diproduksi oleh kelenjar sebaceous bermanfaat untuk membantu melicinkan kulit kita dan membantu memelihara kelembaban kulit. Jika seseorang mencuci wajah secara berlebihan dan menghilangkan sebum, kulit akan berubah jadi kering, bersisik, dan malahan menyebabkan gatal. Plus, penghilangan minyak tersebut akan merangsang kelenjar sebaceous menghasilkan lebih banyak minyak dan dapat menyebabkan kondisi yang disebut Reactive Seborrhea. Hal ini akan membuat kelenjar Anda bekerja secara berlebihan dan bisa menyebabkan gagal fungsi di masa mendatang. Berbagai sabun muka yang menyebabkan masalah, bukannya mengatasi, sebaiknya dihindari saja.

- Jika Anda ingin menemukan sabun muka yang tak mengandung bahan kimia, lebih baik hindari sabun yang mengandung alkohol, alangkah baiknya memilih yang berbahan dasar alamiah, seperti minyak zaitun, almond atau alpukat. Kesemuanya memiliki fungsi resapan yang dalam dimana akan membantu pergantian kulit dan menjaga kelembaban.

-Basuh wajah dengan air hangat, bukan air panas. Memang penting menghentikan keluarnya minyak berlebihan, tapi bukannya menghilangkan minyak sama sekali. Air panas mempermudah sabun menghilangkan minyak dan kotoran dari wajah dan juga mempercepat keseluruhan proses, namun itu juga menyebabkan kulit jadi kering dan bersisik. Juga penting diperhatikan agar tak menggosok wajah secara berlebihan, hal itu juga menyebabkan minyak hilang secara berlebihan. Gerakan lembut dan perlahan saat membersihkan wajah cukup untuk mengurangi masalah kulit berminyak Anda tanpa harus menyebabkan kulit jadi kering.

- Jangan terlalu sering mencuci wajah. Ini mungkin cara paling mudah untuk menghilangkan minyak, namun hal ini juga dapat menyebabkan terjadinya Reactive Seborrhea. Sehari sekali saja mencuci wajah dengan sabun berbusa lembut sudah cukup untuk menghilangkan minyak berlebihan, sementara tetap kelembaban yang melindungi kulit tetap terjaga.

- Menggunakan pelembab memang penting, tapi tipe yang Anda gunakan tak kalah pentingnya. Demi menghindari membelanjakan uang sia-sia lantaran memilih pelembab yang salah, perhatikan bahan yang terkandung dalam pelembab itu apakah sesuai dengan kulit Anda. Pelembab yang berbahan kimia atau sintetis justru dapat menyebabkan masalah termasuk reaksi alergi, dehidrasi, dan bahkan jerawat. Plus, jika keseimbangannya tak sesuai malahan akan menyebabkan keluarnya minyak berlebihan yang hendak Anda hindari. Setelah menggosok wajah dengan sabun yang lembut, sebaiknya gunakan pelembab berbahan alami seperti minyak almond, zaitun atau alpukat, dimana kesemuanya dapat melindungi, melembabkan dan membantu kulit tampak indah tanpa memberi efek samping seperti yang disebabkan bahan kimia dan sintetis.
PENYEBAB TERJADINYA JERAWAT

PENYEBAB TERJADINYA JERAWAT

Jerawat paling sering menyerang remaja, tetapi bisa terjadi pada semua usia. Keadaan ini biasanya mulai timbul pada masa pubertas dan bisa berlanjut selama bertahun-tahun. Kemungkinan penyebabnya adalah perubahan hormonal yang merangsang kelenjar sebasea (kelenjar penghasil minyak) di kulit. Perubahan hormonal lainnya yang juga bisa memicu timbulnya jerawat terjadi pada masa menstruasi, kehamilan, pemakaian pil KB atau stres.

Selama masa pubertas, kelenjar sebasea pada pemukaan kulit menjadi lebih aktif dan menghasilkan minyak yang berlebihan. Minyak yang mengering, kulit yang mengelupas dan bakteri berkumpul dalam pori-pori kulit dan membentuk komedo. Komedo menyebabkan tersumbatnya aliran minyak dari selubung akar rambut (folikel) ke pori-pori. Jika penyumbatannya parsial, akan timbul bintil hitam pada pori-pori, jika penyumbatannya total, akan timbul bintil putih.


Bakteri tumbuh dan berkembang di dalam pori-pori yang tersumbat dan menguraikan beberapa lemak di dalam minyak yang menyebabkan iritasi serta peradangan pada kulit. Jerawat merupakan bintil hitam dan bintil putih yang mengalami iritasi. Ciri-cirinya dapat terlihat jelas, terjadinya pembengkakan pada kulit serta lebih terlihat memerah. Kadang jerawat juga berisi nanah.

Sedangkan pada usia dewasa jerawat cenderung disebabkan karena kondisi kesehatan tubuh yang tidak baik. Pola diet yang buruk, penumpukan racun di hati usus ginjal dan darah, asupan gula yang berlebihan, makanan yang kurang memenuhi kriteria gizi yang baik, serta kebiasaan-kebiasaan buruk lainnya yang dapat menyebabkan jerawat. Akibat dari kebiasaan buruk tersebut menyebabkan hormon yang terganggu, kadar gula dalam darah yang meningkat menyebabkan kulit berminyak serta regenerasi kulit yang tidak sempurna, kondisi imun yang buruk menyebabkan komedo menjadi jerawat yang lebih besar. jerawat dewasa lebih sulit untuk diatasi karena tubuh membutuhkan waktu untuk mengembalikan kondisi keadaannya menjadi lebih sehat.
Tahap-tahap Munculnya Jerawat

Tahap-tahap Munculnya Jerawat

Jerawat adalah masalah kulit yang menjengkelkan yang bisa mengganggu kepercayaan diri. Ditambah lagi bekas jerawat yang susah dihilangkan. Ketahui tahapan-tahapan munculnya jerawat agar lebih mudah ditangani.

Jerawat umumnya muncul di wajah, leher, punggung dan dada. Tahapan pada jerawat ini juga menentukan berat atau tidaknya peradangan yang terjadi dan rasa sakit yang muncul.

Jika jerawat masih pada tahap awal, maka pengobatan yang dilakukan cenderung mudah. Seperti dikutip dari eHow, Kamis (10/6/2010) terdapat beberapa tahapan saat jerawat muncul yaitu:

Tahap 0
Tahap ini berarti ada tanda-tanda kecil dari jerawat dan sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan, termasuk munculnya jerawat kecil-kecl. Kondisi ini bisa hilang dalam waktu 1-2 hari, kecuali jika ada tanda bahwa jerawat tersebut membesar.

Tahap 1
Ini adalah tahapan awal dari jerawat yang biasanya dimulai dengan adanya komedo (whitehead). Terlihat beberapa bintik putih di wajah terutama di ujung hidung, sudut hidung dan bawah bibir. Kondisi ini tidak menyebabkan peradangan, tapi beberapa hari kemudian akan timbul titik hitam di daerah tersebut. Jika seseorang menghilangkannya dengan cara tidak steril, maka akan ada kesempatan bagi jerawat untuk berkembang lebih lanjut.

Tahap 2
Pada tahap ini akan terlihat peradangan ringan yang biasanya disertai dengan papula. Papula adalah lesi (luka) kulit yang sedikit membesar tapi dalam ukuran kecil dan padat. Kondisi ini juga dikenal dengan jerawat ringan, jika bisa diberikan pengobatan yang baik maka bisa mengendalikan jerawat.

Tahap 3
Dalam tahap ini papula pada kulit sudah mulai berkembang dan terlihat meradang. Pengobatan ini biasanya harus membutuhkan bantuan medis.

Tahap 4
Jerawat yang muncul sudah berubah menjadi pastules. Pada dasarnya pastules ini berisi nanah, terlihat meradang dan ada semacam tip putih. Jika sudah mencapai tahap ini, sebaiknya jerawat tidak dipencet sembarangan.

Tahap 5
Jika masalah kulit ini tidak terkendali, maka bisa memasuki tahap yang parah. Gumpalan (nodule) akan mulai muncul pada tahap ini. Pastules yang ada lebih berkembang di wajah yang berisi nanah, sel-sel kulit mati, sel darah putih, bakteri dan sebum. Gumpalan yang meradang ini bisa meluas ke bagian kulit yang lebih dalam dan menyebabkan rasa sakit. Jika sudah mencapai kulit yang dalam, maka bisa menyebabkan parut.

Tahap 6
Pada tahap ini kulit akan terlihat memerah dan darah bisa muncul dari jerawat ini jika timbul luka. Tahap ini mengakibatkan infeksi dan meningkatkan potensi jerawat berikutnya.

Tahap 7
Dalam tahap ini penggunaan obat diperlukan untuk membantu membersihkan semua gumpalan (bintil) dan jerawat yang mengandung nanah. Sebaiknya pengobatan ini dilakukan oleh seorang dermatolog agar jerawat lebih terkendali dan tidak berkembang lebih lanjut.

Tahap 8
Kondisi ini adalah salah satu tahapan penyembuhan jerawat yang mana seseorang bisa melihat bekas luka atau titik bekas jerawat. Untuk menghilangkannya diperlukan perawatan khusus terhadap bekas luka jerawat untuk menghindari jaringan parut permanen.

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan timbulnya jerawat yaitu fluktuasi hormon, kelenjar minyak yang terlalu aktif, keturunan, faktor musim, konsumsi kafein, merokok, kehamilan, faktor stres, kurangnya perawatan untuk kulit sehingga kulit kotor atau tidak bersih dan kulit yang berminyak sehingga kotoran mudah untuk menempel.

sumber:detikHealt
Penyebab Jerawat

Penyebab Jerawat

Banyak faktor penyebab terjadinya jerawat. Secara umum jerawat muncul karena adanya penyumbatan yang terjadi di dalam pori-pori.
Kondisi lain yang berpengaruh dalam kemunculan jerawat tersebut adalah ;
  • Kelenjar minyak yang terlalu aktif.
  • Menumpuknya kotoran/sel kulit yang telah mati.
  • Faktor keturunan/genetika.
  • Bakteri P. acne.
  • Siklus Hormonal yang tidak stabil.
  • Anabolic Steroid (sejenis obat yang meniru Hormon Seks)
  • Iritasi kulit yg mengakibatkan peradangan.
  • Lingkungan dengan kandungan Klorin yang tinggi
  • Pil KB.
  • Pola makan yang tidak sehat.
  • Banyak memakan  makanan yang mengandung karbohidrat tinggi.
  • Tidak memelihara kesehatan badan.
  • Kosmetik.
  • Ras.
  • Lingkungan kerja.
  • Kejiwaan/psikis/stres.
  • Diet tidak sehat.
  • Faktor traumatik.
  • Cuaca/iklim.
Dan faktor penyebab lain yang mungkin terlewatkan.

Kenali dengan pasti apa penyebab jerawat anda, karena akan mudah menentukan jenis pengobatan yang akan dilakukan.
Terapi Gen untuk Depresi

Terapi Gen untuk Depresi

Salah satu faktor penyebab munculnya jerawat  dan faktor yang membuat rusaknya kulit adalah stres, keadaan stres yang lebih tingkatanya atau akut bisa dikatakan depresi. Pada saat pikiran kita stres, otak akan menekan hormon kortisol hingga keluar. Hormon ini sangat jahat sekali, bisa mencuri cadangan darah di dalam tubuh serta dapat meningkatkan kadar gula darah, yang akan mengakibatkan tubuh kita tidak berfungsi secara normal.  Hormon kortisol juga dapat memicu kelenjar sebasea pada kulit wajah untuk memproduksi minyak secara berlebihan, sehingga kemungkinan besar akan tumbuh jerawat, kulit akan terlihat kusam dan kering.

Yang lebih parah lagi, stres akut atau depresi ini juga dapat menjadi faktor utama tindakan bunuh diri di Amerika sana, didiagnosa sedikitnya 13 juta kaum dewasa di Amerika Serikat (AS) setiap tahunya menderita depresi. Hal inilah yang menjadi pendorong seorang ahli bedah yang bernama Michael Kaplitt dari Rumah Sakit New York Presbyterian untuk melakukan penelitian Terapi Gen.

Terapi gen, yaitu mengganti atau meningkatkan aktivitas sebuah gen yang cacat dengan cara memasukan virus yang telah didesain sedemikian rupa ke dalam otak untuk menyisipkan muatan genesis ke dalam genom neuron sehingga menghasilkan neuron yang akan memproduksi protein P11. Gen p11 berfungsi membantu pengaturan sinyal serotonin, bahan kimia otak yang berkaitan dengan suasana hati, tidur dan ingatan.

Penelitian ini menghasilkan bukti yang kuat bahwa dengan mempertahakan kadar protein P11 di beberapa bagian otak, maka depresi akan bisa dicegah dan dapat disembuhkan, ujar Michael kaplitt.
.
Patofisiologi Jerawat

Patofisiologi Jerawat

Jerawat merupakan peradangan kronis pada kulit di sekitar daerah pilosebasea atau bisa disebut juga sebagai proses inflamasi. Setiap orang pasti pernah mempunyai jerawat, dan pernah pula mengalami masa-masa yang sulit sewaktu berjerawat. Masa itu adalah pada waktu remaja, masa pubertas. Namun jerawat juga bisa muncul sampai umur 40 tahun-an.

Penyebab jerawat sangatlah beragam, contohnya bisa disebabkan karena : faktor bawaan atau genetika, hormonal, ras, lingkungan sekitar, makanan, psikis atau kejiwaan seseorang, kosmetik, bakteri, dan faktor lain yang bisa mendorong keminculan jerawat.

Secara Patofisiologi, (Patofisiologi adalah ilmu yang mempelajari gangguan fungsi pada organisme yang sakit meliputi asal penyakit , permulaan perjalanan dan akibat) kemunculan jerawat bisa disebabkan oleh beberapa faktor berikut :
  1. Meningkatnya produksi minyak/sebum yang dikeluarkan kelenjar sebasea karena pengaruh dari hormon androgen.
  2. Tersumbatnya pori-pori akibat dari penumpukan kotoran atau penumpukan sel-sel kulit yang telah mati.
  3. Aktifitas dari bakteri P. acne,
  4. Proses peradangan pada daerah pilosebasea.
Faktor penyebab munculnya jerawat dan bagaimana jerawat itu tumbuh, bisa anda baca kembali pada artikel berikut :
 - Proses terjadinya jerawat
- Faktor genetika jerawat
- Bakteri penyebab jerawat
- Hormon penyebab jerawat

Apakah Minum Susu bisa Menimbulkan Jerawat ?

Ternyata pola makan yang kita lakukan setiap hari mempunyai hubungan yang positif dengan tumbuhnya jerawat.
Contoh makanan itu adalah keju dan susu saring. Menurut hipotesa para ahli dalam penelitiannya akhir-akhir ini, hubungan antara jenis susu dengan tumbuhnya jerawat disebabkan  oleh terjadinya peningkatan hormon pada tubuh kita. Hormon tersebut misalnya hormon androgen testosterone dan hormon IGF-I (insulit-like growth factor). Yang memang kedua hormon itu terkandung di dalam susu sapi.

Jika kita penderita akut jerawat, kita bisa mengurangi meminum susu sapi, namun jangan khawatir dengan kebutuhan kalsium tulang anda, sumber kalsium bisa kita dapatkan juga dari berbagai macam sayur dan buah-buahan, salah satu contohnya adalah sayur kangkung.

Saya tekankan lagi, korelasi antara minum susu sapi atau bahan makan yang bersumber dari susu sapi dengan kemunculan jerawat tersebut di atas masihlah sebatas hipotesa para ahli.
Apakah anda mempunyai pendapat lain ?


Baca juga : hormon penyebab jerawat ,  vitamin jerawat
Jerawat Hormon

Jerawat Hormon

Ada jerawat yang kemunculannya disebabkan oleh kadar hormon di dalam tubuh kita. Jerawat jenis ini memang cara penanganannya difokuskan terhadap kestabilan hormon tersebut.

Untuk mengetahui jerawat yang disebabkan oleh hormon, anda bisa membaca ciri- cirinya di bawah ini :

1. Jerawat jenis ini biasanya muncul pada saat pubertas atau saat memasuki masa remaja, sekitar umur 13-17 tahunan.

2. Khususnya bagi kaum perempuan, jerawat ini akan keluar menjelang haid, masa-masa kehamilan dan ketika masa menopause tiba.
 
3. Jerawat ini tidak mempan dengan obat-obatan anti jerawat biasa. Makannya jangan heran, terkadang seseorang yang menderita jerawat jenis ini sering kesal karena setelah diobati dengan berbagai jenis obat jerawat tapi tidak sembuh-sembuh.

Pengobatan jerawat hormon ini tidak hanya dengan memberikan obat hormon saja, tetapi harus disertai dengan pola makan yang bernutrisi, karena makanan yang bergizi baik akan berpengaruh terhadap produktifitas hormon kita.


Tag : jerawat , obat jerawat , hormon penyebab jerawat ,  bakteri jerawat
Bakteri penyebab Jerawat

Bakteri penyebab Jerawat

Jerawat terjadi dikarenakan oleh adanya penyumbatan pada lubang pori-pori kulit wajah. Pori-pori merupakan lubang bagi saluran pembuangan dan pernafasan kulit  yang disebut folikel, yang mengandung rambut dan kelenjar minyak. Ketika kelenjar minyak memproduksi terlalu banyak minyak, maka pori-pori akan penuh dan banyak menimbun kotoran sehingga menjadi sarang untuk bakteri jerawat.

Bakteri penyebab jerawat ini dikenal dengan nama Propionibacterium acnes ( P. acne ). Bakteri ini merusak stratum corneum dan stratum germinat dengan cara menyekresikan bahan kimia yang menghancurkan dinding pori. Kondisi ini dapat menyebabkan inflamasi. Asam lemak dan minyak kulit tersumbat dan mengeras. Jika jerawat disentuh maka inflamasi akan meluas sehingga padatan asam lemak dan minyak kulit yang mengerasakan membesar sehingga terbentuklah jerawat.

Pengobatan untuk memberantas bakteri P. acne ini bisa menggunakan obat topikal yang mengandung Sulfur dan Benzoil peroksida (2,5%), jenis obat ini sangat efektif karena mengandung antimikroba, antikomedo, dan efek antiinflamasi. Namun kerugian pemakaian obat ini adalah dapat membuat kulit wajah kering dan iritasi.Gunakanlah pelembab untuk mengatasinya.

Gula penyebab Jerawat

Gula penyebab Jerawat

Salah satu faktor  penyebab jerawat adalah dari makanan. Pola makan yang salah atau jenis makanan yang kurang bergizi mempunyai pengaruh terhadap pertumbuhan jerawat.

Dalam mitos yang salah tentang jerawat dinyatakan bahwa makan kacang akan membuat kita berjerawat, tetapi ternyata presepsi itu salah, justru kacang baik untuk jantung.
Jadi makanan yang seperti apakah yang tidak boleh terlalu banyak kita konsumsi ?
Sebaiknya dalam proses pencegahan masalah munculnya jerawat ini adalah dengan mengurangi makanan yang manis seperti gula serta makanan yang mengandung kadar karbohidrat yang tinggi. Jika terlalu banyak gula yang kita makan maka akan mempengaruhi kadar insulin di dalam darah kita, secara bertahap akan meningkat. Keadaan ini bisa memicu produksi hormon androgen yang membuat kulit menjadi berminyak.
Sedangkan makanan yang berkarbohidrat tinggi bila dikonsumsi akan berubah juga menjadi gula pada waktu proses metabolisme nya.

Pencegahan ini bisa dilakukan dengan mengurangi pemakaian gula disaat kita minum kopi atau teh, serta mengurangi makanan yang berkarbohidrat tinggi.


Tag : jerawat , penuaan dini , flek hitam , vitamin jerawat ....
Faktor Genetika

Faktor Genetika

Penyebab jerawat bukan hanya dipicu dari faktor fisik saja, namun ada faktor-faktor lain yang tanpa kita sadari bisa memicu munculnya jerawat, faktor lain itu adalah faktor genetika atau keturunan.

Memang pada saat ini wajah orang tua kita sudah tidak berjerawat lagi, karena mereka sudah berusia lanjut atau dewasa, namun semasa remaja dulu apakah itu ibu, bapak atau kakek nenek kita pernah mengalami menderita jerawat.

Seperti yang dikatakan oleh pakar/ahli kulit  yaitu Dr. Titi Moertolo, " bahwa timbulnya jerawat itu bisa diakibatkan dari faktor keturunan, bila orang tuanya berjerawat, maka anak-anaknya pun akan berjerawat pada masa pubertasinya"

Kalau begitu, ada kemungkinan jerawat yang anda derita ini merupakan hasil dari faktor genetika yang diturunkan dari orang tua anda. Karena sudah dijelaskan di atas ternyata jerawat bisa diturunkan secara genetika.

Hormon Penyebab Jerawat

Ada beberapa hal yang bisa memicu timbulnya jerawat, diantaranya adalah hormon sebagai penyebab jerawat. Jerawat bisa muncul akibat dari tidak seimbangnya kadar hormon di dalam tubuh kita. Ketidak seimbangan hormon ini bisa menyebabkan sekresi yang berlebihan pada kelenjar minyak dan lemak di kulit wajah kita, sehingga menimbulkan penyumbatan pori-pori yang berakhir dengan tumbuhnya jerawat.

Biasanya ketidak seimbangan hormon ini terjadi pada masa pubertas atau umumnya orang menyebut pada masa "ABG" atau masa remaja. Pada masa puber ini akan terjadi peningkatan aktifitas hormon libido. Nah, hormon inilah yang menyebabkan timbulnya jerawat. Maka, biasanya pada masa ABG ini jerawat sering sekali muncul.

Untuk jerawat yang seperti ini, biasanya agak sulit untuk disembuhkan dengan obat-obat jerawat yang kita pakai, namun akan sedikidit demisedikit hilang bersamaan dengan umur kita yang bertambah dewasa. Karena saat dewasa hormon libido ini akan berangsur stabil.
Masalah lain yang timbul adalah bagaimana jika masa pubertas telah lewat namun jerawat masih tetap ada, malah bertambah parah dan susah diobati dengan bebagai macam obat?

Salah satu cara mengatasinya adalah dengan mengontrol peningkatan hormon libido tersebut jangan sampai berlebihan dan tidak terkendali. Gunakan obat khusus hormon jangan gunakan obat anti jerawat biasa, karena obat hormon akan lebih efektif untuk menyembuhkan jerawat yang timbul akibat masalah hormon ini. Salah satu obat hormon yang ada di pasaran adalah dexametason, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu sebelum menggunakan obat tersebut kepada dokter spesialis kulit, agar tidak terjadi kesalahan penggunaan.

Mungkin ada cara lain untuk mengantisipai masalah ini, silahkan berbagi di kolom komentar, terimakasih..


tag : jerawat, obat jerawat, tips jerawat, mencegah jerawat, menghilangkan jerawat, kulit, wajah, vitamin untuk jerawat, hormon peneyebab jerawat, jenis kulit, penuaan dini, flek hitam, jenis jerawat, kosmetik, masker. ...
Jerawat

Jerawat

Pemicu utama internal terjadinya jerawat adalah faktor hormonal (sistemik), diet (tinggi lemak), adanya hambatan lokal eksresi pada kelenjar sebasea adneksi kulit dan adanya radang atau infeksi disekitar kelenjar adneksa kulit.

Ada pun Pemicu jerawat lainnya, antara lain : keadaan stres yang membuat badan kita tegang, ketidak cocokan kulit dengan produk kosmetik yang dipakai dan kebersihan kulit yang tidak terjaga baik.
Janganlah tergiur dengan kosmetik yang mahal, belum tentu cocok dengan kulit kita, sebaiknya cek terlebih dahulu jenis kulit anda, walaupun kosmetik yang murah tapi cocok dan sehat buat kulit kita itulah yang lebih baik.

Jerawat dengan benjolan besar dan bernanah itu bisa terjadi karena adanya peradangan / infeksi oleh bakteri dalam jerawat. Maka dari itu, jagalah kebersihan wajah kita, apalagi saat kita berjerawat. Dan pakailah obat jerawat topikal "YANG COCOK DENGAN KULIT ANDA". Karena obat topikal yang tidak cocok dapat makin memicu jerawat.

Tag : jerawat, obat jerawat, mencegah jerawat, menghilangkan jerawat, wajah, vitamin untuk jerawat, hormon penyebab jerawat, jenis kulit, penuaan dini, flek hitam, jenis jerawat, kosmetik, masker.

Bagaimana Jerawat Tumbuh

bagaimana jerawat tumbuh
Kenapa sih jerawat itu tumbuh di wajah kita ?, Apa sih penyebabnya?, Bagaimana cara mengobatinya? padahal saya sudah memakai obat anti jerawat yang bagus.
Pertanyaan-pertanyaan demikian sering sekali terdengar dari orang yang terkena masalah jerawat.

Jerawat terjadi karena penumpukan hormon sebum yang berlebihan dan menumpuk di kelenjar sebasea yang ada di bawah jaringan sel kulit kita, karena kulit kita kotor akhirnya hormon tadi bercampur dengan keringat yang ada bakterinya, sehingga terdorong keluar menjadi jerawat.

Nah, makanya wajah kita harus selalu bersih, kalau bersih kan bisa mencegah timbulnya jerawat. O ia, mengenai hormon sebum biasanya banyak dikeluarkan pada waktu umur kita remaja, karena pada masa itu emosi dan hormon kita masih belum stabil.

Pernyataan itu memang terbukti secara ilmiah, dan terbukti juga oleh pengalaman penulis. Pada masa remaja, saya juga berjerawat, selain faktor hormonal yang belum stabil faktor lingkungan dan aktifitas pun sangat berpengaruh, saking sibuknya kadang kita malas buat bersih-bersih, kalau mandi asal basah aja,...,
Tapi ada juga yang bilang, kalau dia selalu rajin bersihin wajah, kenapa masih berjerawat?
Ya kalau itu sih mungkin faktor hormon nya, atau mungkin obat jerawatnya tidak cocok dengan jenis kulit anda...,
Sebagai motifasi, jangan putus asa bagi teman teman yang masih berjerawat, saya pun mampu mengatasinya, malah tanpa obat-obatan yang mahal, alhamdulillah saya sekarang tidak berjerawat lagi.
Proses Terjadinya Jerawat

Proses Terjadinya Jerawat

Penyebab paling utama tumbuhnya jerawat adalah adanya masalah dalam gula darah di tubuh kita, terjadinya ketidak seimbangan antara hormon dan inflamasi. Maka akan mengakibatkan organ kulit kita memproduksi sebum secara berlebihan serta memicu terjadinya penyumbatan pada pori-pori. Banyak para ahli menyebut jerawat sebagai diabetes kulit, kenapa demikian? karena proses terjadinya jerawat berhubungan dengan gula darah. Sedangkan inflamasi mengakibatkan pembengkakan pada permukaan kulitsehingga memerah dan terasa nyeri.

Solusi untuk mengatasi jerawat adalah dengan melakukan perbaikan dan mengontrol masalah gula darah anda dan menyeimbangkan kadar hormon dan inflamasinya. Bagaimana caranya? kalau berbicara tentang gula darah berarti tentunya ada hubungan dengan makanan atau asupan nutrisi yang dikonsumsi oleh kita. Untuk masalah nutrisi ini akan kita bahas dalam topik berikutnya.