Tips Atasi Jerawat

Tips Mencegah dan Menghilangkan Jerawat

Mengatasi Flek Hitam dengan Alpukat

Mengatasi Flek Hitam dengan Alpukat

Untuk mengatasi flek hitam, selain menggunakan masker bengkoang atau pun mentimun, kita juga bisa menggunakan masker yang terbuat dari buah alpukat. Buah ini sangat istimewa sekali karena mengandung nutrisi yang tinggi, diantaranya seperti Vitamin, protein, kalium, asam amino, lemak, serta asam oleat. Asam oleat di dalam buah alpukat merupakan bahan antioksidan yang mampu menangkap radikal bebas, sehingga wajah kita dapat dicegah dari penyakit kulit wajah seperti jerawat.
Kombinasi dari kandungan nutrisi pada buah alpukat ini juga bermanfaat untuk mengatasi berbagai permasalahan kulit wajah  lainnya seperti menghilangkan kerutan pada wajah, mengatasi kulit wajah kering, mencegah penuan dini,  mengatasi flek hitam, serta mencerahkan kullit wajah sehingga terlihat muda dan lebih segar.
Wajah Berlubang karena Jerawat

Wajah Berlubang karena Jerawat

Sungguh mengerikan kalau wajah kita berlubang karena jerawat, penampilan kita akan kurang maksimal, kepercayaan diri kita pun anjlok.

Kenapa hal ini bisa terjadi? 
Hal ini terjadi karena, pada masa jerawat itu tumbuh kita tidak sabaran lalu memencet-mencet jerawat itu. Proses penyembuhan jerawat ini terganggu, karena dipaksa, sehingga pori-pori atau jaringan sel kulit kita akan rusak. Sehingga bekas jerawat itu akan membentuk lubang dan berwarna hitam.
Maka sebaiknya janganlah pencet-pencet jerawat tersebut, tapi lakukanlah langkah-langkah pengobatan yang benar. Bisa dengan obat tradisional (alamiah) ataupun obat dari dokter anda.
Membahas sedikit tentang obat anti jerawat, banyak macamnya dengan prinsip kerja yang berbeda-beda.
Ada yang berkerja dengan mematangkan jerawat sehingga isinya lama kelamaan akan keluar dengan sendirinya, contohnya benzyl perokside. Ada pula yang bekerja dengan mengoksidasi dan mengeringkan isinya, lalu kemudian mengelupaskannya dari luar, contoh obat alpha hydroxyl acid dan vitamin c. Selama pengobatan, hendaknya juga dibarengi dengan memperhatikan diet. Hindari dulu makanan - minuman yang mengandung banyak lemak ataupun kalori. Perbanyak makan buah dan sayuran supaya darah "tercuci bersih". Perbanyak minum air putih yang sangat baik untuk kesehatan kulit. Dan sebenarnya semua itu juga bisa membantu mencegah timbulnya jerawat. Jaga juga kebersihan wajah anda secara rutin.
Semoga bermanfaat untuk anda.

Mengatasi Flek Hitam

 

Untuk menghilangkan flek hitam yang membekas di wajah tidaklah semudah yang dibayangkan. Cara mengatasi flek hitam yang sudah menjadi tren saat ini adalah dengan facial, facial ini biasanya dilakukan di salon-salon kecantikan dengan biaya yang tidak murah, apalagi harus dilakukan secara rutin, kebayangkan berapa uang yang harus kita keluarkan.

Namun perawatan facial ini bisa dilakukan sendiri di rumah kok.. yang penting kita tahu caranya serta tahu bahan-bahan yang diperlukan. Ada banyak bahan-bahan masker yang dijual di pasaran, kita tinggal membeli dan langsung menggunakannya, namun bahan-bahan ini tentunya diproduksi bersama campuran bahan-bahan kimia lainnya. Untuk proses yang alami kita bisa menggunakan buah-buahan, diantaranya adalah bengkoang dan mentimun. Bengkoang dan mentimun ini memang sudah terkenal dari dulu sebagai bahan masker wajah untuk mengatasi flek hitam.

Untuk melakukan facial sendiri, anda dapat mengikuti cara-cara berikut ini :

1. Pertama-tama usapkan krim pemutih yang anda punya pada seluruh wajah anda, tunggu dan diamkan kurang lebih 10-15 menit.

2. Lalu bersihkan krim pemutih tersebut dari wajah anda dengan menggunakan sabun "Scrub" agar sel-sel kulit yang mati terbawa.

3. Setelah itu, baru balurkan masker bengkoang atau mentimun yang telah kita buat tadi pada wajah anda, diamkan sampai mengering.

4. Terakhir, bersihkan kembali wajah anda dari masker yang telah mengering, lalu jangan lupa gunakan pelembab, agar kadar minyak pada wajah kita terjaga dan tidak kering.

Untuk  bahan-bahan alami lain yang dapat digunakan sebagai masker pembersih flek hitam, akan saya bahas pada postingan berikutnya.
Semoga bermanfaat untuk anda.
Flek Hitam Bekas Jerawat

Flek Hitam Bekas Jerawat

Masalah yang timbul setelah jerawat teratasi adalah munculnya flek hitam atau noda yang berwarna hitam pada bekas jerawat itu tumbuh. Bila flek hitam ini tidak diatasi dengan obat-obatan, maka proses alami untuk menghilangkannya terjadi setelah 6-12bln, jika nodanya sangat hitam semakin lama pula hilangnya. Karena proses regenerasi kulit normalnya terjadi setiap 28 hari.

Selain itu, peradangan jerawat yang lama akan menimbulkan masalah lain yang cukup parah yaitu terjadinya jaringan parut pada kulit wajah. Permukaan kulit menjadi kasar dan tidak rata. Sayang memang, wajah ini akan terlihat kurang sedap dipandang karena rusak akibat jerawat.
Solusi pencegahan yang baik dari bekas jerawat ini adalah mengupayakan agar proses penyembuhan jerawat dalam waktu yang tidak terlalu lama agar tidak menimbulkan jaringan parut, janganlah memencet jerawat dengan paksa karena akan menambah  infeksi yang berakibat fatal, serta hindari sinar matahari langsung sebab akan menghambat proses penyembuhan jerawat.

Tindakan lain dalam mengatasi flek hitam dan jaringan parut ini adalah dengan menggunakan obat-obatan yang mengandung bahan seperti Hidroquinone atau lactic acid, zat aktif ini dapat membantu mengatasi noda/flek hitam dan mengelupaskan kulit. Tetapi dalam penggunaanya dianjurkan untuk mengikuti petunjuk dokter kulit yang ahli dalam hal ini, karena obat-obatan yang telah disebutkan tadi selain bermanfaat bisa juga membahayakan bagi kulit wajah anda, bila sembarangan dalam menggunakannya. Untuk penderita jaringan parut yang akut(parah) sebaiknya diberikan penangan khusus, seperti dengan filler atau laser. Itu pun harus dengan saran dokter, dan sebaiknya konsultasikan terlebih dulu sebelum menjalankan pengobatan apapun ke dokter kulit kepercayaan anda.
Dampak Psikologis Jerawat

Dampak Psikologis Jerawat

Selain dampak fisik, dampak psikologis jerawat juga sangat berpengaruh terhadap tingkat emosi atau perasaan seseorang yang berjerawat. Kepercayan diri mereka akan mengalami penurunan yang drastis, perasaan kesal berlebih pada penampilannya serta rasa bosan terhadap pengobatan yang berkepanjangan.



Sudah menjadi faktor yang alamiah bila seseorang yang berjerawat akan merasa kecantikan/ketampanannya berkurang, malah sebagian dari mereka akan merasa minder untuk keluar rumah atau bertemu orang lain. Karena dalam diri masing-masing manusia sudah tertanam nilai estetika yang menganggap bahwa wajah yang mulus tidak berjerawat akan terlihat lebih menarik dan sedap dipandang dibandingkan dengan wajah yang penuh dengan jerawat. Maka secara otomatis refleksi yang timbul dari hal di atas adalah munculnya perasaan atau emosi yang negatif, khususnya bagi orang yang berjerawat tersebut ataupun orang lain yang melihatnya.

Dampak psikologis jerawat ini bisa diatasi dengan upaya psikologi juga, diantaranya dengan mengembangkan pikiran-pikiran positif  yang menganggap bahwa timbulnya jerawat bukanlah menjadi hal yang besar dalam hidup kita, kita harus berusaha memiliki prinsip bahwa jerawat adalah hal yang sudah biasa dan dapat diatasi. Tidak perlu malu atau minder di depan orang, toh mereka juga pasti pernah berjerawat.

Dari uraian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa dampak psikologis jerawat itu timbul dari diri kita, upaya yang terbaik untuk mengatasi hal tersebut tentunya tergantung dari diri kita juga, pikiran dan emosi positif sangat diperlukan sekali serta harus dikembangkan secara kontinyu untuk melawan gejolak emosi-emosi negatif  yang timbul dari dampak jerawat tersebut.
Jenis-jenis Jerawat

Jenis-jenis Jerawat

Jenis-jenis jerawat yang di tulis di bawah ini adalah jenis jerawat yang sering kita jumpai.

1. Komedo
Komedo merupakan istilah atau nama lain dari pori-pori kulit wajah yang tersumbat. Keadaan stres bisa meningkatkan produksi sebum sehingga menambah populasi bakter p.acnes, juga mampu meningkatkan hidrolisis asam lemak menjadi asam lemak jenuh.
Akibat adanya sumbatan pada pori-pori kulit, aliran sebum ini akan terhambat sehingga mudah menjadi padat di permukaan pori2 kulit, sumbatan yg berwarna putih inilah yng disebut komedo.

2. Jerawat radang
Jerawat radang ini biasanya kita kenal dengan jerawat batu, jerawat ini terjadi akibat kelenjar folikel yg ada di dalam kulit  membengkak karena berisi lemak padat, dan berkumpulnya sel darah putih ke sekitar folikel sebasea, sehingga trjadilah reaksi radang. dan jika dikeluarkan secara paksa akan merusak jaringan kulit, apalagi kalau tangan yang digunakan untuk memencet jerawat itu kotor, maka bakteri akan masuk dan memperparah kondisi jerawat tersebut. Bentuk jerawat ini besar, berwarna merah dan rasanya sakit sekali.

3. Jerawat konglobata
Jenis jerawat ini adalah berupa bisul-bisul besar yang menumpuk menjadi satu, membentuk gelombang berisi nanah yang lama kelamaan menjadi keras, kulit wajah rusak dan meninggalkan bekas yang sangat parah.


4.Jerawat dada dan punggung
Jerawat ini disebut jerawat dada atau jerawat punggung karena letak tumbuhnya yang ada di sekitar dada dan punggung. Jerawat ini biasanya timbul akibat meningkatnya hormon testosteron di dalam darah kita.

Manakah Jenis Kulit Wajah Anda ?

Sebaiknya kenali jenis kulit wajah anda karena hal ini dapat mempermudah perawatan yang akan dilakukan secara tepat. Jangan sampai keliru karena masing-masing jenis kulit tentunya memerlukan perawatan yang berbeda-beda.

Ada pun jenis kulit wajah yang sering kita jumpai adalah sebagai berikut :

1. Jenis Kulit Normal
Jenis kulit ini termasuk jenis kulit yang sehat karena minyak yang dikeluarkan kelenjar sebasea tidak berlebihan dan tersebar secara merata. Permukaan kulit begitu lembut, nampak cerah, segar dan tidak kusam, hampir tidak ada masalah apalagi berjerawat. Setiap orang sangat mengidamkan jenis kulit ini khususnya kaum perempuan, karena jenis kulit ini mudah dalam menggunakan kosmetik.
 
2. Jenis Kulit Berminyak
Kelenjar minyak yang dikeluarkan oleh jenis kulit ini sangat berlimpah. Pori-pori kulit besar dan terlihat. Banyak perempuan yang mengeluh karena make up di wajah mereka cepat luntur. Kaum laki-laki pun sama, jenis kulit ini sangat mudah berjerawat dan terkadang berketombe pada bagian rambut. Ciri-ciri lain yang sangat mencolok adalah kulit wajah terlihat mengkilat dan basah terutama pada bagian wajah seperti pipi, dagu dan hidung.   

3. Jenis Kulit Kering
Kalau jenis kulit yang ini terlihat kering karena kelenjar minyak yang dihasilkan sangat sedikit, malah kurang sama sekali. Kelihatan kusam, bersisik dan belang, lama kelamaan akan timbul kerutan-kerutan yang timbul di wajah. Biasanya  dimiliki oleh orang-orang yang kekurang gizi, atau pun orang yang mempunyai penyakit alergi kulit. Kulit wajah kering bisa juga disebabkan oleh pemakaian sabun anti septik yang berlebihan pada wajah.

4. Jenis Kulit Wajah Campuran
Pada bagian wajah anda akan terlihat 2 jenis kulit, yaitu kulit normal dan kulit berminyak, hal ini disebabkan karena kelenjar minyak yang dihasilkan tidak merata. Pada bagian tertentu seperti hidung atau dahi terlihat berminyak dan berjerawat tetapi dibagian lain seperti pipi akan terlihat kering dan lembut.

Setelah anda mengetahui jenis kulit wajah masing-masing, coba pahami karakter atau ciri kulit anda tersebut, agar bisa memberikan perawatan yang maksimal.
Atau diantara anda ada yang mempunyai jenis kulit lain yang berbeda dari ke empat jenis kulit yang telah saya sampaikan ?? 

Hormon Penyebab Jerawat

Ada beberapa hal yang bisa memicu timbulnya jerawat, diantaranya adalah hormon sebagai penyebab jerawat. Jerawat bisa muncul akibat dari tidak seimbangnya kadar hormon di dalam tubuh kita. Ketidak seimbangan hormon ini bisa menyebabkan sekresi yang berlebihan pada kelenjar minyak dan lemak di kulit wajah kita, sehingga menimbulkan penyumbatan pori-pori yang berakhir dengan tumbuhnya jerawat.

Biasanya ketidak seimbangan hormon ini terjadi pada masa pubertas atau umumnya orang menyebut pada masa "ABG" atau masa remaja. Pada masa puber ini akan terjadi peningkatan aktifitas hormon libido. Nah, hormon inilah yang menyebabkan timbulnya jerawat. Maka, biasanya pada masa ABG ini jerawat sering sekali muncul.

Untuk jerawat yang seperti ini, biasanya agak sulit untuk disembuhkan dengan obat-obat jerawat yang kita pakai, namun akan sedikidit demisedikit hilang bersamaan dengan umur kita yang bertambah dewasa. Karena saat dewasa hormon libido ini akan berangsur stabil.
Masalah lain yang timbul adalah bagaimana jika masa pubertas telah lewat namun jerawat masih tetap ada, malah bertambah parah dan susah diobati dengan bebagai macam obat?

Salah satu cara mengatasinya adalah dengan mengontrol peningkatan hormon libido tersebut jangan sampai berlebihan dan tidak terkendali. Gunakan obat khusus hormon jangan gunakan obat anti jerawat biasa, karena obat hormon akan lebih efektif untuk menyembuhkan jerawat yang timbul akibat masalah hormon ini. Salah satu obat hormon yang ada di pasaran adalah dexametason, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu sebelum menggunakan obat tersebut kepada dokter spesialis kulit, agar tidak terjadi kesalahan penggunaan.

Mungkin ada cara lain untuk mengantisipai masalah ini, silahkan berbagi di kolom komentar, terimakasih..


tag : jerawat, obat jerawat, tips jerawat, mencegah jerawat, menghilangkan jerawat, kulit, wajah, vitamin untuk jerawat, hormon peneyebab jerawat, jenis kulit, penuaan dini, flek hitam, jenis jerawat, kosmetik, masker. ...
Cara Mengeluarkan Komedo

Cara Mengeluarkan Komedo

Cara mengeluarkan komedo sebaiknya tidak sembarangan, kalau kita hanya memencet-mencet secara paksa komedo tersebut sangatlah beresiko, karena akan menimbulkan kerusakan pada sel kulitnya, sehingga akan terjadi luka, infeksi yang akhirnya akan memperparah  kondisi jerawat tersebut, atau akan menimbulkan lubang di wajah kita.

Agar tidak terjadi hal yang demikian, ada tips untuk mengeluarkan komedo tanpa berasa sakit dan tanpa menimbulkan iritasi :

1. Bersihkan terlebih dahulu wajah anda dengan menggunakan air hangat, atau bisa juga
    dengan uap air hangat, agar pori-pori kulit wajah anda membuka sehingga
    memudahkan proses pengeluaran komedo.

2. Lakukan pembersihan wajah, bisa menggunakan sabun khusus pembersih ataupun
    susu pembersih. Karena pori-pori kulit wajah tadi sudah terbuka maka dengan
    sendirinya komedo serta kotoran-kotoran lain akan terangkat keluar.

3. Segera bilas wajah anda dengan menggunakan air hangat.

4. Setelah itu, kompres wajah anda dengan handuk yang menggunakan air dingin supaya
    pori-pori kulit wajah anda tertutup dan kembali ke bentuk awal.

Semoga cara-cara di atas bisa bermanfaat buat anda.
Jerawat

Jerawat

Pemicu utama internal terjadinya jerawat adalah faktor hormonal (sistemik), diet (tinggi lemak), adanya hambatan lokal eksresi pada kelenjar sebasea adneksi kulit dan adanya radang atau infeksi disekitar kelenjar adneksa kulit.

Ada pun Pemicu jerawat lainnya, antara lain : keadaan stres yang membuat badan kita tegang, ketidak cocokan kulit dengan produk kosmetik yang dipakai dan kebersihan kulit yang tidak terjaga baik.
Janganlah tergiur dengan kosmetik yang mahal, belum tentu cocok dengan kulit kita, sebaiknya cek terlebih dahulu jenis kulit anda, walaupun kosmetik yang murah tapi cocok dan sehat buat kulit kita itulah yang lebih baik.

Jerawat dengan benjolan besar dan bernanah itu bisa terjadi karena adanya peradangan / infeksi oleh bakteri dalam jerawat. Maka dari itu, jagalah kebersihan wajah kita, apalagi saat kita berjerawat. Dan pakailah obat jerawat topikal "YANG COCOK DENGAN KULIT ANDA". Karena obat topikal yang tidak cocok dapat makin memicu jerawat.

Tag : jerawat, obat jerawat, mencegah jerawat, menghilangkan jerawat, wajah, vitamin untuk jerawat, hormon penyebab jerawat, jenis kulit, penuaan dini, flek hitam, jenis jerawat, kosmetik, masker.